Main Article Content

Abstract

Infections in the upper respiratory tract are the cause of under-five mortality and are also a crucial health problem in Indonesia, the main cause in the Tomia Health Center area which every year has increased, namely in 2018 the prevalence of toddler ARI cases by 9,4%, in 2019 by 12,8% while in 2020 increased to 17,0%. The motivation behind the review is to discover the determinant of ARI events in toddlers in the Working Area of Tomia Health Center Wakatobi Regency. This kind of examination is an insightful study with a Cross-Sectional Study plan. The review populace was all moms who had toddlers in the Tomia Health Center Work Area as numerous as 705 people with a sample number of 88 toddlers taken proportionally random sampling. The analysis method uses the Chi-Square test. The results of the study with Chi-Square test showed that the ventilation variables of the house obtained values (X2calculated= 27.381 and  = 0.581), occupancy density (X2count= 27.929 and  = 0.586) air pollution in the house (X2count= 22,863 and  = 0.533) and floor type (X2count= 19.939 and  = 0.499). The conclusion pf this study that there is a relationship between home ventilation, occupancy density, air contamination in the house and the kind of floor with the rate of ARI in toddlers in the Tomia Health Center Work Area. It is recommended to the Tomia Health Center to further improve counselling related to the importance of a health-qualified home environment.

Keywords

ARI occupancy ventilation floor toddler

Article Details

How to Cite
Ulva, S. M. and Finasti (2022) “Determinant of ARI Incident in Toddlers in The Working Area of Tomia Health Center Wakatobi Regency”, Miracle Journal of Public Health , 5(2), pp. 99-107. doi: 10.36566/mjph.v5i2.277.

References

  1. World Health Organization. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Geneva; 2019.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riset Kesehatan Dasar Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan. Jakarta; 2013.
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Riset Kesehatan Dasar Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan. Jakarta; 2018.
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta; 2019.
  5. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Data Rekapitulasi Perkiraan Balita penderita ISPA di Sulawesi Tenggara Tahun 2018. Kendari; 2019.
  6. Dinas Kesehatan Kabupaten Wakatobi. Data Rekapitulasi Penderita ISPA di Kabupaten Wakatobi Tahun 2017. Wakatobi; 2018.
  7. Puskesmas Tomia. Profil Puskesmas Tomia. Tomia; 2020.
  8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077/Menkes/Per/v/2011 Tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam Ruang Rumah dengan Rahmat Tuhan yang Maha Esa Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta; 2019.
  9. Garmini, R. & Purwana, R. Polusi Udara Dalam Rumah Terhadap Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada Balita di TPA Sukawinatan Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2020;19(1):1-6.
  10. Yuniar, N., Fithria & Hengki, R. Hubungan Sumber Polutan dalam Rumah dan Sanitasi Fisik Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Kerja Puskesmas Wonggeduku Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2019. Preventif Journal. 2020;4(2):128-137.
  11. Simarangkir, V. L. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) pada Balita di Puskesmas Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir Tahun 2017 [Tesis]. [Medan]: Universitas Sumatera Utara; 2018.
  12. Lebuan, A. W. & Somia, A. Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Siswa Taman Kanak-Kanak di Kelurahan Dangin Puri Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2014. Medika Udayana. 2017;6(6):1-8.
  13. Lazamidarni, D., Sitorus, R. J. & Listiono, H. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA Pada Balita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2020;21(1):299-304.
  14. Sari, N. Hubungan Sanitasi Lingkungan ISPA pada Balita di Desa Marendal I Pasar V Kab. Deli Serdang Tahun 2018. Jurnal Penelitian Kesmas. 2021;1(1):83-92.
  15. Triandriani, V. & Hansen. Hubungan Lingkungan Fisik dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo. Borneo Student Research. 2019;1(1):146-151.
  16. Kasih, R. U. & Lamatungga, Y. Hubungan Sanitasi Fisik Rumah dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wua-Wua Kecamatan Wua-Wua Kelurahan Anawai. Miracle Journal of Public Health. 2020;3(1):47-55.