Main Article Content

Abstract

Penjamah makanan di kantin SMA Negeri 4 Kendari menyatakan bahwa tidak pernah memperoleh penyuluhan tentang penyelenggaraan makanan yang memenuhi syarat kesehatan. Hal ini ditandai dengan sebagian besar penjamah makanan belum memenuhi syarat hygiene perorangan dalam menyelenggarakan makanan yang telah ditetapkan dalam Kemenkes RI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan hygiene perorangan penjamah makanan pada penyelenggaraan makanan di kantin SMA Negeri 4 Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penjamah makanan yang bekerja di kantin SMA Negeri 4 Kendari sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 36 orang. Metode analisis menggunakan uji statistik yakni uji Chi Square dan Phi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan pada penyelenggaraan makanan. Hubungan kuat antara sikap pada penyelenggaraan makanan. Hubungan sangat kuat antara hygiene perorangan pada penyelenggaraan makanan.


            Kesimpulan pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, dan hygiene perorangan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan makanan, penjamah makanan perlu mengikuti pelatihan mengenai penyelenggaraan makanan.

Keywords

Pengetahuan sikap hygiene perorangan penyelenggaraan makanan penjamah makanan

Article Details

How to Cite
Gerung, J. and Rezki Wulandari, A. (2020) “HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN HYGIENE PERORANGAN PENJAMAH MAKANAN PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN DI KANTIN SMA NEGERI 4 KENDARI”, Miracle Journal of Public Health , 3(1), pp. 25-32. doi: 10.36566/mjph/Vol3.Iss1/135.

References

  1. 1. Hatta, Muhammad, dkk. Gambaran Hygiene Sanitasi pengelolaan Makanan di Restoran Madura Kota masohi Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Mitrasehat. 2018; 8(2): 201-208.
  2. 2. Kemenkes RI No. 1098 Tahun 2003. Persyaratan Hygiene Rumah Makan dan Restoran. Jakarta: Kementrian kesehatan RI; 2003.
  3. 3. Sitepu, E. L. Analisis Personal Hygiene Penjamah Makanan Tradisional Gado-Gado di Kelurahan Pisangan, Cempaka Putih dan Cireundeu Ciputat Timur Tahun 2015. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah; 2015.
  4. 4. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Laporan Tahunan BPOM. Jakarta: BPOM RI; 2017.
  5. 5. Ningtyas, F. W, dkk. Gambaran Sistem Penyelenggaraan Makanan di Pondok Pesantren, Kabupaten jember. MTPH Journal. 2018; 2(1): 25-34.
  6. 6. Mauliku, N. E, dkk. Hubungan Perilaku Penjamah Makanan dengan Kandungan Bakteri Escherichia Coli pada Makanan di Unit Dietary Food Service. Pinlitamas 1. 2018; 1(1):411-415.
  7. 7. Miranti, E. A., Adi, A. C. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap dan Hygiene Perorangan (Personal Hygiene) Penjamah Makanan pada Penyelenggaraan Makanan Asrama Putri. Media Gizi Indonesia. 2016; 11(2):120-126.
  8. 8. Sari, M. H. Pengetahuan dan Sikap Keamanan Pangan dengan Perilaku Penjaja Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar. Journal Of Health Education. 2017; 2(2):163-170.
  9. 9. Santoso, M. B. H. Pengetahuan dan Sikap Keamanan Pangan dengan Perilaku Penjaja Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar. STIKES Surya Mitra Husada; 2018.
  10. 10. Inayah. Hubungan Pengetahuan Hygiene dan Sanitasi Makanan Terhadap Sikap dan Perilaku Penjamah Makanan di Kantin Universitas Tanjungpura. Universitas Tanjungpura; 2015.